Pages

Rabu, 18 November 2015

Materi dan Lagu Diklatsar 3



Diklatsar 3 (PBB 5 dan PBB 6)
PBB V

1.         KOMBINASI JALAN DITEMPAT
·       DARI DIAM KE JALAN DITEMPAT
a.          Hadap kanan/ kiri
·           Aba-aba  : HADAP KA/ KI JALAN DITEMPAT = GERAK.
·           Hitungan 1-2  Proses hadap kanan/ kiri biasa
·           Hitungan 3     Langsung diangkat melakukan jalan ditempat 
b.          Hadap serong kanan/ kiri
·           Aba-aba :  HADAP SERONG KANAN/ KIRI JALAN DITEMPAT  =  GERAK.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi hadap serong kanan/ kiri
c.          Balik kanan
·           Aba-aba : BALIK KANAN JALAN DITEMPAT = GERAK.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi balik kanan.
·    DARI JALAN DITEMPAT KE DIAM
a.          Hadap kanan/ kiri
          Aba-aba : HADAP KANAN/ KIRI = GERAK.
      Hitungan 1        Kaki  masih  diangkat (hitungan setelah aba-aba).
          Hitungan 2-4        Prosesnya hadap kanan/ kiri biasa.
          Bila GERAK-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-aba, tambah jalan ditempat dan hitungan satu kali.
b.          Hadap serong kanan/ kiri
          Aba-aba : HADAP SERONG KA/KI HENTI = GERAK.
          Prosesnya seperti diatas tetapi hadap serong ka/ ki.
c.          Balik kanan
          Aba-aba : BALIK KANAN HENTI = GERAK.
          Prosesnya seperti diatas tetapi balik kanan.
·    SAAT JALAN DITEMPAT
a.          Hadap kanan/ kiri
·           Aba-aba : HADAP KA/ KI = GERAK
·           Hitungan 1         Kaki  masih   diangkat  (hitungan setelah aba-aba).
·           Hitungan 2-3      Proses hadap kanan/ kiri biasa.
·           Hitungan 4          Kaki langsung diangkat.
·           Bila GERAK-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-   aba, tambah jalan ditempat dan hitungannya satu kali.
b.          Hadap serong kanan/ kiri
·           Aba-aba : HADAP SERONG KA/ KI = GERAK.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi hadap serong ka/ki.
c.          Balik kanan
·           Aba-aba : BALIK KANAN = GERAK.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi balik kanan.
·    DARI JALAN DITEMPAT KE BERJALAN
a.          Hadap kanan/ kiri
·           Aba-aba : HADAP KANAN/ KIRI MAJU = JALAN.
·           Hitungan 1         Kaki  masih   diangkat  (hitungan setelah aba-aba).
·           Hitungan 2-3       Proses hadap kanan/ kiri biasa.
·           Hitungan 4   Kaki langsung  dilangkahkan, tangan dilenggang.
·           Bila GERAK-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-   aba, tambah jalan ditempat dan hitungannya satu kali.
b.          Hadap serong kanan/ kiri
·           Aba-aba : HADAP SERONG KA/ KI MAJU = JALAN.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi hadap serong ka/ki.

c.          Balik kanan
·           Aba-aba : BALIK KANAN MAJU = JALAN.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi balik kanan.
·    DARI JALAN KE JALAN DITEMPAT
a.          Hadap kanan/ kiri
·           Aba-aba : HADAP KA/ KI  JALAN DITEMPAT = GERAK.
·           Hitungan 1         Kaki  masih   diangkat  (hitungan setelah aba-aba).
·           Hitungan 2-3       Proses hadap kanan/ kiri biasa.
·           Hitungan 4   Kaki langsung  dilangkahkan, tangan dilenggang.
·           Bila GERAK-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-   aba, tambah jalan ditempat dan hitungannya satu kali.
b.          Hadap serong kanan/ kiri
·           Aba-aba : HADAP SERONG KA/ KI JALAN DITEMPAT = GERAK.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi hadap serong ka/ki.
c.          Balik kanan
·           Aba-aba : BALIK KANAN JALAN DITEMPAT = GERAK.
·           Prosesnya seperti diatas tetapi balik kanan.
1.         KOMBINASI HADAP KANAN/ KIRI
a.        DIAM KE JALAN
·            Aba-aba : HADAP   KA/ KI MAJU = JALAN.
·            Hitungan 1-2, Prosesnya hadap serong kanan/ kiri biasa
·            Hitungan 3, Kaki  langsung  dilangkahkan,  tangan dilenggang.
b.       JALAN KE JALAN
·            Aba-aba : HADAP  KA/ KI MAJU = JALAN.
·            Hitungan 1, Kaki masih melangkah (hitungan setelah aba-aba).
·            Hitungan 2-3, Proses hadap   kanan/ kiri biasa.
·            Hitungan 4, Kaki langsung dilangkahkan kembali.
·            Bila JALAN-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-aba, tambah langkah kaki dan hitungan satu kali.
2.         KOMBINASI HADAP SERONG KANAN/ KIRI
a.        DIAM KE JALAN
·            Aba-aba : HADAP SERONG KA/ KI MAJU = JALAN.
·            Hitungan 1-2, Prosesnya hadap serong kanan/ kiri biasa
·            Hitungan 3, kaki  langsung  dilangkahkan,  tangan dilenggang.
b.       JALAN KE JALAN
·            Aba-aba : HADAP SERONG KA/ KI MAJU = JALAN.
·            Hitungan 1, Kaki masih melangkah (hitungan setelah aba-aba).
·            Hitungan 2-3, Proses hadap serong kanan/ kiri biasa.
·            Hitungan 4, Kaki langsung dilangkahkan kembali.
·            Bila JALAN-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-aba, tambah langkah kaki dan hitungan satu kali.
3.         KOMBINASI  BALIK KANAN
a.        DIAM KE JALAN
·            Aba-aba : BALIK KANAN MAJU = JALAN.
·            Hitungan 1-2, Prosesnya balik kanan biasa
·            Hitungan 3, kaki  langsung  dilangkahkan,  tangan dilenggang.


b.       JALAN KE JALAN
·            Aba-aba : BALIK KANAN MAJU = JALAN.
·            Hitungan 1 , Kaki masih melangkah (hitungan setelah aba-aba).
·            Hitungan 2-3,  Proses balik kanan biasa.
·            Hitungan 4, Kaki langsung dilangkahkan kembali.
·            Bila JALAN-nya jatuh pada kaki yang sama dengan aba-aba, tambah langkah kaki dan hitungan satu kali.

PBB VI

1.         BELOK KANAN/ KIRI
Pasukan dalam keadaan berbanjar.
a.        Dari diam ke jalan
·            Aba-aba : BELOK KANAN/ KIRI MAJU = JALAN.
·            Aba-aba JALAN si penjuru langsung jalan ditempat sambil mengarah  ke kanan/ kiri secara perlahan.
·            Rekan dibelakangnya (banjar paling dalam/ banjar kesatu) jalan ditempat sambil merapat ke depan.
·            Hitungan setelah aba-aba
·            Hitungan 1-6        Jalan ditempat
·            Hitungan 7            Melangkah kaki kiri
·            Shaf berikutnya ditambah dua dari rekan didepannya.
·            Banjar kedua melangkahkan kaki biasa.
·            Banjar paling luar (Banjar ketiga) melangkahkan kaki biasa dengan langkah kaki yang diperlebar
·            Pergerakan belok kanan/ kiri ini seperti daun pintu.
b.       Dari jalan ke jalan
·              Aba-aba : BELOK KANAN/ KIRI = JALAN.
·              Aba-aba pelaksanaan dijatuhkan pada saat kaki kanan/ kiri jatuh ditanah, setelah ditambah satu langkah, penjuru mulai jalan ditempat dan berputar 900 ke kanan/ kiri.
·              Bila aba-aba jatuh di kaki kiri, maka hitungan 6, bila jatuh di kaki kanan hitungan 7, dengan cara langsung jalan ditempat, bukan ditambah satu langkah.
·              Shaf dan banjar harus tetap lurus, dengan cara melirik ke kanan/ kiri.

2.         DUA KALI BELOK KANAN/ KIRI
Pasukan dalam keadaan berbanjar.
Posisi/ pergerakan pasukan seperti ketika melakukan belok kanan, hanya saja pasukan melakukannya dua kali
a.        Dari diam ke jalan
·            Aba-aba :  DUA KALI BELOK KANAN MAJU = JALAN.
·            Hitungan setelah aba-aba (Khusus untuk banjar penjuru)
·            Hitungan 1-6       Jalan ditempat
·            Hitungan 7        Melangkah kaki satu kali
·            Hitungan 8-12      Jalan ditempat
·            Hitungan 13      Melangkah kaki langsung maju
·            Shaf berikutnya ditambah dua dari rekan didepannya.
·            Banjar kedua melangkahkan mengikuti arus banjar kesatu, bergerak setengah lingkaran dengan langkah biasa.
·            Banjar paling ketiga sama dengan langkah yang diperlebar.
b.       Dari jalan ke jalan
·            Aba-aba : DUA KALI BELOK KANAN/ KIRI = JALAN.
·            Hitungan seperti diatas dikurangi Saturday
·            Bila aba-aba jatuh di kaki kanan, maka hitungannya seperti pergerakan dari diam ke jalan.
·            Banjar kedua dan ketiga sama dengan diatas.





Lagu diklatsar 3

GEMBIRA
Gembira gembira Paskibra gembira
Gembira gembira Paskibra perkasa
Siapa siapa,siapa mau bersusah
Susah itu adalah bagi jiwa yang lemah
Gembira gembiralah
                Sabang merauke wilayah Indonesia
Tempat kita jumpa dilatihan Paskibra
Bandung ibukota provinsi Jawa Barat
Tempat kita jumpa dilatihan Paskibra
Gembira gembiralah
IKAN SEMBILAN
Ikan Sembilan (2X) dipotong-potong HU HA (2x)
Tuju lapangan (2x) di para para HU HA (2X)
Jikalau nona, jikalau nona hati kecewa
Bungkus pakaian, bungkus pakaian lompat jendela
                Hai nona beta dengar kau mau kawin tinggalkan beta!
                Hai nona beta dengar kau mau kawin tinggalkan beta!
                Kalaulah begitu, kalaulah begitu
                Kembalikan kaos Paskibraka tahun …

JIKA BERBARIS
Jika berbaris janganlah tengok kanan dan kiri
Ayunkan lengan biarlah tinggi
Badan ditegakkan pandang lurus kedepan
Dengaarlah aba-aba
                Lihatlah kami calon anggota Paskibra
                Berhati baja takb pernah takut
Walaupun kini kami hidupnya ditempa
Tetaplah hati gembira
Majulah putra bangsa, Tegakkan kepalamu busungkanlah dadamu
Majulah putra bangsa, kuatkan jiwa dan ragamu
OTTO BEMO
Otto bemo..bemo otto, beroda tiga.. tiga beroda
Berhenti tempat.. tempat berhenti
Di tengah kota, kota di tengah tengah
Panggil nona.. nona panggil
Segera naik.. naik segera, nona bilang.. bilang nona
Tidak punya uang.. uang tidak punya
Jalan jongkok saja.. jongkok jalan saja

SALA BELE
Salabele bele bele salabele okaba, okaba saria blem blem blem blem blem
Isabela bela bela isabela bersama, bersama isa bela



KAPAL SELAM
Kapal selam tangkinya bocor
Timbul tenggelam diperbatasan      2x
Buat apa susah hati, buat apa sedih hati
Paskibra tak pernah bersedih, hanya dongkol dalam hati
                    Putih-putih pakaiannya, macam-macam atributnya
                    Peci hitam dikepalanya, teratai putih didadanya
KISS ME I
Kiss me I I I, kiss me I, Kiss me I I, Kiss me Kiss me I
Kiss me I I I, Kiss me kiss me o enak
Cintaku bleh!! Semakin mendalam

Tidak ada komentar: